Ada banyak komponen penting pada sebuah sepeda motor salah satunya yang menarik untuk kali ini dibahas ialah Busi Mootor. Harga busi motor memang tergolong murah bentuknya pun tergolong kecil hanya sebesar jari telunjuk orang dewasa, namun kegunaan komponen mesin satu ini termasuk vital bagi kendaraan bermotor.
 
Harga Busi Motor
Busi diibaratkan sebagai "jendela" dalam mesin, dan dapat digunakan sebagai alat diagnosa yang dapat diandalkan. Seperti termometer untuk pasien, busi memperlihatkan gejala dan kondisi kinerja mesin. Mekanik yang berpengalaman dapat menganalisa gejala-gejala tersebut untuk melacak akar penyebab masalah mesin, menentukan rasio udara/bahan bakar, dan untuk meningkatkan performa mesin.

Pada dasarnya busi mempunyai dua fungsi utama, yaitu Untuk membakar campuran udara/bahan bakar dan untuk melepas panas dari ruang pembakaran. Busi mengalirkan energi listrik yang mengubah bahan bakar menjadi energi penggerak mesin. Diperlukan tegangan listrik yang cukup dari sistem pengapian untuk menjadikan percikan api pada celah elektroda busi. Ini disebut "Kinerja listrik”.

Ujung elektroda busi harus dijaga cukup rendah untuk mencegah pengapian dini (pre –ignition), tapi cukup tinggi untuk mencegah pengendapan karbon (fouling). Ini disebut "Kinerja Thermal", dan ditentukan oleh angka panas yang dipilih.

Penting untuk diingat bahwa busi tidak menciptakan panas, busi hanya dapat melepas panas. Busi bekerja sebagai penghantar panas dengan menarik energi panas yang tidak diinginkan jauh dari ruang pembakaran, dan memindahkan panas ke sistem pendingin mesin.

Salah memilih busi, bisa membuat pembakaran pada mesin jadi terganggu dan membuat mesin cepat panas dan bisa saja membuat kendaraan bermotor mogok. 

Maka dari itu alangkah baiknya untuk selalu memperhatikan sekali dengan komponen  dengan ukuran yang kecil ini, karena suatu saat busi bisa mati. Tentunya banyak faktor yang mengakibatkan busi motor akan mati, semisalnya saja sudah lama dan juga jarang dirawat hingga mati. Apabila hal tersebut terjadi pada motor kesayangan kalian semua, hal yang harus kalia lakukan cukup mengganti dengan busi motor baru.

Agar tak salah memilih busi, berikut kami berikan tips cara memilih busi:

•    Ukuran busi
Pastikan ukuran busi terutama diameter ulir, panjang ulir dan jangkauan insulator sesuai dengan spesifikasi mesin. Karena jika tidak sesuai maka kemungkinan busi akan longgar, overheat, terkena endapan karbon sehingga pengapian tidak sempurna dan bahkan bisa merusak piston.

•    Angka panas busi
Pastikan angka panas busi yang tepat dan sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan anda, karena apabila angka panas busi yang dipakai terlalu besar atau busi terlalu dingin, maka akan mengakibatkan pengendapan karbon pada busi anda (carbon fouling), Dan apabila angka yang dipakai terlalu kecil atau busi terlalu panas, maka busi akan mengalami overheat dan mengakibatkan misfire (gagal pengapian).

•    Keaslian busi
Pastikan busi yang dipakai adalah busi asli, adapun cara membedakannya adalah sebagai berikut :

a.    Pada busi asli terdapat kode nomor produksi, sedangkan busi palsu tidak
b.    Pada busi asli, gasket (ring) sangat sulit dilepas, sedangkan busi palsu gasket mudah lepas (longgar)
c.    Pada busi asli, metal shell lebih mengkilap karena diproses plating Cr3 sedangkan busi palsu warna metal shell agak buram dan mudah berkarat
d.    Pada busi asli, ulir terminal nut lebih halus dan rapi daripada busi palsu
e.    Konstruksi ujung elektroda, gap dan poenyambungan pada busi asli sangat rapi, pada busi palsu tidak rapi

Semoga bermanfaat!